BeritaTerbaru

Ketum Taujih Kelembagaan di Acara Yudisium Sarjana

Ketum Taujih Kelembagaan di Acara Yudisium Sarjana

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hidayatullah Batam menggelar acara Yudisium Sarjana Angkatan Pertama yang dihadiri oleh Dr. Nashirul Haq, Lc MA, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Sabtu (20/3/2022).

Dalam acara tersebut, Ketua STIT Hidayatullah Batam, Mohammad Ramli M.Pd.I, sekaligus didaulat memberi sambutan awal. Hadir juga, dewan pembina, ketua yayasan, jajaran dewan dosen Pendidikan Tinggi Hidayatullah (PTH) Batam, murabbi al-Qur’an, musyrifah halaqah, para pengasuh, dan ratusan mahasiswa yudisium yang memadati ruang aula.

Salah satu rangkaian acara, yaitu penyampaian taujih kelembagaan oleh Dr. Nashirul Haq, Lc MA.

Anggota Dewan Pertimbangan MUI Pusat tersebut menyitir QS. Shad [38]: 45, yang berbunyi,
وَٱذۡكُرۡ عِبَٰدَنَآ إِبۡرَٰهِيمَ وَإِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَ أُوْلِى ٱلۡأَيۡدِى وَٱلۡأَبۡصَٰرِ

Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishak dan Yakub yang mempunyai kekuatan-kekuatan yang besar dan ilmu-ilmu (yang tinggi). (QS Shad 38:45).

Nashirul Haq mengatakan bahwa hendaknya seorang lulusan sarjana tidaklah hanya memiliki intelektual yang tinggi, namun juga skill leadership yang mampu memimpin dan memiliki etos kerja terampil serta visi misi yang besar sebagaimana yang tercantum dalam penggalang ayat di atas yaitu أُوْلِى ٱلۡأَيۡدِى وَٱلۡأَبۡصَٰرِ.

Seorang sarjana juga, lanjutnya, harus memperhatikan tiga hal penting yaitu karakter, kompetensi, dan narasi. “Sarjana yang unggul merupakan sarjana dengan karakter leadership yang kuat untuk hadir dalam masyarakat,” katanya.

Kedua kompetensi atau skill, menurutnya lagi, yang harus dikuasai oleh para lulusan sesuai dengan bidang yang diembannya dalam pendidikan dan amanah yang diterimanya di lapangan.

“Yang ketiga adalah narasi. Ini erat kaitannya dengan ilmu dan intelektual. Oleh sebab itu, kebiasaan membaca hendaknya terus digalakkan. Hal tersebut akan menjadi ilmu pengetahuan serta menambah wawasan mahasiswa,” tambah Doktor di bidang Ushul Fiqh ini.

Kemudian, Nashirul Haq juga menegaskan bahwa kualitas perguruan tinggi tidaklah ditentukan oleh besarnya fasilitas serta gedung yang dibangun, namun yang terpenting adalah civitas akademi, pendidik, dosen, yang menjadi penggerak pendidikan akhlak dan tarbiyah para mahasiswanya.

Taujih ditutup dengan doa dan harapan dari Ketua Umum kepada para lulusan yang berbahagia.

Untuk diketahui bahwa STIT Hidayatullah Batam telah meluluskan 150 an Mahasiswa dan memberikan gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) untuk dua program studi, yaitu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Acara yang dilakukan dengan khidmat di Aula Serbaguna Gedung Hidayatullah Asia Raya Kampus 2 Putri, Tanjung Uncang, Kampus Utama Hidayatullah Batam ini, dilakukan dengan offline dan sebagian lagi dalam jaringan online. (Riyadhul Jannah)

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
×

Assalamu'alaikum.

Tanyakan sesuatu tentang STIT Hidayatullah Batam.

× Tanyakan Tentang Kami